LASRIN LEONARDUS SITUMORANG

Rabu, 04 September 2019

BELAJAR KAPAN SAJA, DIMANA SAJA, DENGAN SIAPA SAJA DENGAN RUMAH BELAJAR


Hallo, Sahabat rumah belajar!!

Ayo belajar dengan Portal Rumah Belajar,
Rumah Belajar memiliki

 ๐Ÿ‘Sumber Belajar yang lengkap
๐Ÿ‘Buku Elektronik yang lengkap
๐Ÿ‘Laboratorium virtual
๐Ÿ‘ Kelas Digital (Maya)
๐Ÿ‘ Bank Soal yang lengkap untuk latihan
๐Ÿ‘ Wahana Jelajah Angkasa untuk Astronomi
๐Ÿ‘ Peta Budaya jika mau tahu Budaya seluruh.provinsi di Indonesia
๐Ÿ‘ PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) melalui diklat diklat

dan masih ada lagi fitur lainnya๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

Caranya: buka website berikut:๐Ÿ‘‡

http://belajar.kemdikbud.go.id

atau

http://rumah.belajar.kemdikbud.go.id

Atau

Install Aplikasi Rumah Belajar di play store

Paling gampang scan saja barcodenya, caranya install dulu di smartphone mu aplikasi QR Code scanner  ya. Lalu tinggal arahkan scan nya ke gambar scan disini!!

Gampangkan๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰
Rumah Belajar itu Gak Bayar loh alias GRATIS..

Bisa
BELAJAR DIMANA SAJA, KAPAN SAJA DAN DENGAN SIAPA SAJA
๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ’ช๐Ÿ’ช๐Ÿ’ช

Jangan lupa di share ya๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

Selasa, 18 September 2018

MEMANFAATKAN RUMAH BELAJAR UNTUK PEMBELAJARAN BIOLOGI



Selamat pagi bapak/ibu dan teman teman seperjuangan! Bagaimana kabar kalian semua? Semoga tetap sehat ya! Bagaimana juga kabar anak didik kita semuanya disana! Mudah-mudahan juga sehat.

Boleh sedikit kasih pandangan ya!
Dalam era digital ini banyak perubahan yang boleh kita lihat. Pengaruhnya sangatlah besar. tidak hanya anak kandung kita sendiri melainkan anak didik kita sendiri. Karakter belajarnya pastilah sudah beda dibanding jaman kita dahulu. Ayo bapak/ibu, tidak boleh ya kita membanding-bandingkannya lalu mengatakan kepada anak-anak kita seperti ini: " aku dulu ketika sekolah bala...bla...bla....." Nah, hal demikian akan membuat si anak didik merasa dongkol. Mungkin saja dipikirannya mengatakan seperti ini: " itu kan jaman loe, sekarang kan jaman gue, jaman now gitu lho. Cara belajar mereka sudah beda lho bapak/ibu. Kita guru-guru jaman now, harus mengikuti karakter belajar anak didik jaman now juga. Jangan siswa jaman now, gurunya malahan jaman old.
Nah, ketika guru dan anak didik tidak sinkron karakter belajar nya maka tidaklah sinkron juga pembelajarannya. Hasilnya adalah anak didik tidak dapat menerima ilmu yang kita sampaikan. Kan kecewa juga ya bapak/ibu, sudah pakai metode ini dan itu, media dan alat peraga yang ini dan yang itu. Kog, hasil belajarnya masih stagnan.

Oppss, bisa jadi ada yang harus kita perbaiki. Berdasarkan hal diatas maka kita boleh menggunakan teknologi atau TIK. Banyak loh sarana dan prasaran TIK yang kita manfaatkan seperti Lab. Komputer, Laptop, HP, in focus/proyektor dll. Media sosial sudah banyak sekali bisa kita juga manfaatkan untuk belajar. Ada facebook, whantsapp, instgram, twitter, telegram dan masih akan ada lagi aplikasi aplikasi tebaru. Malu loh bapak/ibu belum sempat kita gunakan. Media sosialnya sudah ganti lagi yang terbaru. Media sosial tersebut bisa kita gunakan untuk belajar. Siswa dapat kita arahkan menggunakan media sosial ke arah yang lebih bail atau positif. nah terkadang orang berpikiran negatif tentang dampak negatif dari teknologi. Benar, ada dampak negatifnya. Ayo kita minimalis ya.

Internet sudah menjadi hal yang penting bagi kita ya bapak/ibu. nah semua aplikasi atau media sosial di atas dapat kita gunakan jika ada jaringan internet. Masalah jaringan internet jaman now, sudah gampang kita peroleh. Paket data internet sudah banyak pilihan.

Kita kenal kan bapak ibu aplikasi yang sudah banyak kita gunakan saat ini; ruang guru, quipper school. Nah, itu kan berbayar ya bapak/Ibu. Pemerintah kita, melalui kemdikbud (pustekom) melahirkan RUMAH BELAJAR bagi kita semua. Nah portal RUMAH BELaJAR ini banyak loh fitur-fitur utamanya dan juga ada fitur tambahannya. Gak berbayar ya bapak/ibu. Kita bisa buka media-media belajarnya, bisa lihat bank soalnya, buku-buku elektroniknya bahkan bisa kita buat pembelajaran DARING pada fitur KELAS MAYA.

Oke bapak/ibu tak sabar lagi kan, mari kita buka webnya www.belajar.kemdikbud.go.id. kita buka-buka ya semua fiturnya. Daftar ya bapak/ibu secepatnya!

Image result for rumah belajar

Caranya: tonton ya bapak ibu video tutorialnya.

https://www.youtube.com/watch?v=S_glEkxcYhg

Nah, saya juga adakan sosialisasi RUMAH BELAJAR ya bapak/ibu,
Caranya: tonton ya bapak ibu video tutorialnya.

https://www.youtube.com/watch?v=CUNCeqLZuzc


Baik bapak/ibu guru, mudahkan. Nah jika masih ragu dan bingung boleh sharing ya di kontak dan wa: 081397806565

Terima kasih banyak. Salam Insan cendikia

Rabu, 06 Maret 2013

Perbedaan Gymnospermae dan Angiospermae

Penggolongan Spermatophyta : Gymnospermae dan Angiospermae Berdasarkan kondisi bijinya, Spermatophyta digolongkan menjadi tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) dan tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae) 1) Gymnospermae Ciri morfologi tumbuhan ini adalah berakar tunggang, daun sempit, tebal dan kaku, biji terdapat dalam daun buah (makrosporofil) dan serbuk sari terdapat dalam bagian yang lain (mikrosporofil), daun buah penghasil dan badan penghasil serbuk sari terpisah dan masingmasing disebut dengan strobillus. Ciri-ciri anatominya memiliki akar dan batang yang berkambium, akar mempunyai kaliptra, batang tua dan batang muda tidak mempunyai floeterma atau sarung tepung, yaitu endodermis yang mengandung zat tepung. Pembuahan tunggal dan selang waktu antara penyerbukan dengan pembuahan relatif lama. Berkas pembuluh angkut belum berfungsi secara sempurna berupa trakeid. Yang termasuk golongan ini adalah Cycas rumphii (pakis haji), Ginko opsida (ginko). metagenesis gymnospermae siklus hidup http://info-gudangilmu.blogspot.com/ 2) Angiospermae Tanaman angiospermae mempunyai ciri-ciri morfologi sebagai berikut mempunyai bunga yang sesungguhnya, bentuk daun pipih dan lebar dengan susunan daun yang bervariasi, bakal biji tidak tampak terlindung dalam daun buah atau putik, terjadi pembuahan ganda, pembentukan embrio dan endosperm berlangsung dalam waktu yang hampir bersamaan. Angiospermae dibedakan menjadi dua kelas berdasarkan keping biji (kotiledon), adalah sebagai berikut. a) Monokotiledon, yaitu tumbuhan yang mempunyai keping biji tunggal. Contohnya kelapa (Cocos nucifera), melinjo (Gnetum gnemon). b) Dikotiledon, yaitu tumbuhan yang mempunyai keping biji dua. Contohnya petai (Parkia speciosa), cabe rawit (Capsicum frustescens). Tabel perbedaan morfologi dan anatomi monokotiledon dengan dikotiledon. monokotil dikotil info-gudangilmu.blogspot.com sumber: Biologi BSE kelas X

AZAS HARDY-WEINBERG

hardy Hukum ini menyatakan bahwa dalam suatu kondisi tertentu yang stabil, frekuensi gen dan frekuensi genotif akan tetap konstan dari satu generasi ke generasi dalam suatu populasi yang berbiak seksual, bila syarat berikut dipenuhi: Genotif yang ada memiliki viabilitas (kemampuan hidup) dan fertilitas (kesuburan) yang sama Perkawinan yang terjadi berlangsung secara acak Tidak ada mutasi gen Tidak terjadi migrasi Tidak terjadi seleksi Hukum Hardy-Weinberg ini berfungsi sebagai parameter evolusi dalam suatu populasi. Bila frekuensi gen dalam suatu populasi selalu konstan dari generasi ke generasi, maka populasi tersebut tidak mengalami evolusi. Bila salah satu saja syarat tidak dipenuhi maka frekuensi gen berubah, artinya populasi tersebut telah dan sedang mengalami evolusi. Bila frekuensi gen yang satu dinyatakan dengan simbol p dan alelnya dengan simbol q, maka secara matematis hukum tersebut dapat ditulis sebagai berikut: Evolusi (2) : Hukum Hardy–Weinberg Contoh penggunaan hukum ini adalah sebagai berikut: 1. Bila dalam suatu populasi masyarakat terdapat perasa kertas PTC 64% sedangkan bukan perasa PTC (tt) 36%, a. Berapa frekuensi gen perasa (T) dan gen bukan perasa (t) dalam populasi tersebut? b. Berapakah rasio genotifnya? Evolusi (2) : Hukum Hardy–Weinberg 2. Dalam masyarakat A yang berpenduduk 10.000 orang terdapat 4 orang albino. Berapa orang pembawa sifat albino pada masyarakat tersebut?

Senin, 04 Maret 2013

HUKUM HARDY-WEINBERG

Asas Hardy-Weinberg menyatakan bahwa frekuensi alel dan frekuensi genotipe dalam suatu populasi akan tetap konstan, yakni berada dalam kesetimbangan dari satu generasi ke generasi lainnya kecuali apabila terdapat pengaruh-pengaruh tertentu yang mengganggu kesetimbangan tersebut. Pengaruh-pengaruh tersebut meliputi perkawinan tak acak, mutasi, seleksi, ukuran populasi terbatas, hanyutan genetik, dan aliran gen. Adalah penting untuk dimengerti bahwa di luar laboratorium, satu atau lebih pengaruh ini akan selalu ada. Oleh karena itu, kesetimbangan Hardy-Weinberg sangatlah tidak mungkin terjadi di alam. Kesetimbangan genetik adalah suatu keadaan ideal yang dapat dijadikan sebagai garis dasar untuk mengukur perubahan genetik. Frekuensi alel yang statis dalam suatu populasi dari generasi ke generasi mengasumsikan adanya perkawinan acak, tidak adanya mutasi, tidak adanya migrasi ataupun emigrasi, populasi yang besarnya tak terhingga, dan ketiadaan tekanan seleksi terhadap sifat-sifat tertentu. Contoh paling sederhana dapat terlihat pada suatu lokus tunggal beralel ganda: alel yang dominan ditandai A dan yang resesif ditandai a. Kedua frekuensi alel tersebut ditandai p dan q secara berurutan; freq(A) = p; freq(a) = q; p + q = 1. Apabila populasi berada dalam kesetimbangan, maka freq(AA) = p2 untuk homozigot AA dalam populasi, freq(aa) = q2 untuk homozigot aa, dan freq(Aa) = 2pq untuk heterozigot. Konsep ini juga dikenal dalam berbagai nama: Kesetimbangan Hardy-Weinberg, Teorema Hardy-Weinberg, ataupun Hukum Hardy-Weinberg. Asas ini dinamakan dari G. H. Hardy dan Wilhelm Weinberg. Syarat berlakunya asas Hardy-Weinberg Setiap gen mempunyai viabilitas dan fertilitas yang sama Perkawinan terjadi secara acak Tidak terjadi mutasi gen atau frekuensi terjadinya mutasi, sama besar. Tidak terjadi migrasi Jumlah individu dari suatu populasi selalu besar Jika syarat-syarat tersebut terpenuhi, maka frekuensi alel dan frekuensi genotipe dalam suatu populasi akan konstan dan evolusi pun tidak akan terjadi. Tetapi dalam kehidupan, syarat-syarat tersebut tidak mungkin terpenuhi sehingga evolusi dapat terjadi

CAMERA ANGEL